
Al Battani lahir di Battan, Harran, Suriah pada sekitar 858 M. Keluarganya merupakan penganut sekte Sabbian yang melakukan ritual penyembahan terhadap bintang. Namun ia tak mengikuti jejak langkah nenek moyangnya, ia lebih memilih memeluk Islam. Ketertarikannya dengan benda-benda yang ada di langit membuat Al Battani kemudian menekuni astronomi. Secara informal ia mendapatkan pendidikan dari ayahnya yang juga seorang ilmuwan, Jabir Ibn Sanan Al-Battani. Keyakinan ini menguat dengan adanya bukti kemampuan Al Battani membuat dan menggunakan sejumlah perangkat alat astronomi seperti yang dilakukan ayahnya.
Al-battani ( 858- 929 M) adalah ilmuwan irak.Dia adalah astronomi terbesar di kalangan orang arab.Dia terjun dalam dunia astronomi ketika berusia 20 tahun,hingga akhir hayatnya.Dia juga yang pertama kali mengenalkan sinus dan kosinus dalam ilmu pasti.dia menggunakan sinus dan kosinus sebagai ganti hypotenusa yang banyak digunakan oleh orang yunani.Lalu dia menyempurnakan definisi bayangan semu dan bayangan inti,selain itu penemuan hukum segitiga samasisi yang sempurna juga ditujukan kepadanya.dia adalah seorang ahli ilmu falak yang briliant sekaligus ahli ilmu pasti tanpa menggunakan peralatan canggih yang baru ditemukan pada abad ke_17.


No comments:
Post a Comment